Langsung ke konten utama

Kasih

Dengar khotbah tentang kasih itu indah banget, pas di Gereja aja, keluar pintu Gereja, mungkin keindahan itu terbang ditiup kefanaan dunia. Sama kek saya, inget banget, dulu saya suka benci sama orang tanpa sebab.. Sekali lagi tanpa sebab.. Orang ini ga salah apa-apa tapi saya kesel aja sama dia, apapun yang dia omongin meskipun benar jadi salah di mata saya, padahal orang ini bener-bener ga ada salah loh sama saya, dan saya sadar benar itu. Kadang-kadang saya mikir apa saya punya kelainan jiwa ya.. Tapi Tuhan masih sayang sama saya, Dia gak biarin hal ini terjadi selamanya, setelah beberapa lama, orang-orang yang saya benci tanpa sebab itu menjadi orang yang sering saya rindukan, satu teman saya yg pernah saya begituin tinggal di sebuah kota yg sering jadi tujuan perjalanan dinas, saya tiap kali ke kota itu yang pertama saya ingat adalah menghubungi dia, meskipun kadang ga ketemu karena kesibukan, mungkinkah ini yang namanya benci jadi cinta? 😂😂😂😂

Puji Tuhan saya ga gitu lagi sekarang dan semoga ga akan begitu lagi, ga ada lagi orang-orang yang saya benci tanpa alasan, kalau benci karena ada salah, ya ada-ada aja, tapi saya juga lagi belajar menerapkan kasih Tuhan dalam hidup saya, kasih yang mengasihi sesama seperti diri sendiri, kasih yang mendoakan musuh, kasih yang tidak menuntut pembalasan.

Susah? Susaaaah banget bagi saya.. Pelajaran tentang kasih ini mungkin kalau diumpamakan ke dalam diri saya, kayak anak SMP disuruh bikin skripsi.

Apa itu kasih? Kata 1 Korintus 13, kasih itu sabar, ; murah hati; tidak cemburu, tidak memegahkan diri, tidak sombong, tidak melakukan yang tidak sopan, tidak mencari keuntungan sendiri, tidak pemarah, tidak menyimpan kesalahan orang lain, tidak bersukacita karena ketidakadilan tetapi bersukacita karena kebenaran, menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Baru poin pertama 'sabar' aja saya udah tertegur, baru kemarin saya jatuh ke dalam dosa, lalu patah hati karena buah ketidak sabaran saya, mau diungkap sampe poin-poin selanjutnya? 😂😂 Oh my God saya bahkan tak mampu menuliskan dosa-dosa saya sendiri, saking banyaknya.

Tuhan punya kasih yang amaat besar..
Baru aja saya tertarik pada sebuah perikop dalam Alkitab dan saya terkagum-kagum, dalam suratnya pada Timotius yang pertama, Paulus mengungkapkan di 1 Timotius 1:13 "aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya"

We know that, Paulus dulunya adalah penganiaya jemaat Allah, dia yang dulu mencari orang yang mengikut Kristus dan ingin membunuhnya, tapi dalam perjalanannya untuk menjalankan misinya itu, dia dicegat Tuhan, kemudian Tuhan membuatnya bertobat dan berbalik jadi pemberita Injil.. Whoaaa.. Amazing.. Betapa luar biasanya kasih dan kesabaran Tuhan itu, yang terjelaskan dalam ungkapan Paulus dalam ayat selanjutnya, ayat 16 "tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan segala kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal" .. Ternyata melalui Paulus dikasihani, Tuhan pengen nunjukin ke kita, kalau Dia lagi nunjukin kesabaran-Nya menghadapi orang yang menganiaya umat-Nya, menganiaya Dia. Lah saya? Chat dibalas singkat atau lama aja udah kesel duluan, di mana sabarmu Mel? Abis itu pake ngata-ngatain dalam hati lagi, di mana kasihmu Mel 🙄 ini belum dianiaya looh, ini baru perbuatan tidak menyenangkan dari orang lain yang belum tentu dia sengaja, bisa aja tuh orang lagi sibuk. Dari sini saya sadar, saya ini bener-benerlah butiran debu yang mesti belajar banyaaaaak lagi..

Tuhan bener-bener ngasi teladan yang gak tanggung-tanggung ya, maksimal amat dah, Paulus yang menganiaya diberi-Nya kesempatan bertobat bahkan jadi orang yang Dia percaya mengabarkan Injil.

Saya.. Pengen juga punya kasih seperti teladan kasih Tuhan, pengen belajar mengampuni orang yang bersalah sama saya, mengasihi orang yang membenci saya, bukan cuma mau mengasihi yang mengasihi saya juga.. Tuhan, kuatkan ya Tuhan, kalo saya mulai kesel-kesel dikit karena kelakuan nyebelin orang, tolong tarik saya kembali ke jalan-Mu yang benar. Kalo saya disakiti, ajar saya buat mengampuni ya Tuhan, tapi jangan larang saya buat menangis yaa, saya suka soalnya kalo menangis setelah sakit hati, rasanya lega ya Tuhan.. Wkwkwk .. Ajar saya buat menangis tapi buat melegakan pikiran aja dan jangan sampe berlarut-larut sampe frustasi ya Tuhaan.. 😊😊

Hufft banyak banget mintanya Mel, udah ngasi apa sama Tuhan? 😟

Tuhan, saya baru cuman bisa ngasi hidup saya yg masih bayi dalam iman kepadaMu ini untuk dibentuk, saya masih belum bisa ngasi apa-apa

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cimory

Mendengar nama Cimory, yang pertama terlintas di pikiran sebagian besar orang mungkin (bisa ya bisa nggak) adalah minuman di bawah ini : Sumber : cimory.com Ya, minuman di atas banyak bertebaran di Alfamart, Indomaret, Alfamidi dan sejenisnya. Pertama kali lihat minuman di atas saya mikirnya itu produk Jepang, emang dasar saya orangya cuek sama tulisan-tulisan di kemasan yang saya beli saya pun berpikiran begitu selama beberapa lama sampai ada teman saya yang bilang kalo itu produk asli Indonesia, ya ialah dari logo Cimory yang warnanya merah putih aja harusnya saya mikir, eh tapi bendera Jepang juga warnanya merah putih sih :3 Cimory ini ternyata merupakan akronim dari Cisarua Mountain Dairy, hahaha namanya ternyata Bogor banget, cuman dibikin bahasa Inggris biar keren dan menjual kali ya. Ya kali kalo di Indonesia-in namanya jadi Persuguci a.k.a Perusahaan Susu Gunung Cisarua, wkwkwk. Ternyata, produk yang ada di foto di atas itu cuma seiprit aja produk mereka, kalo kita ngunj...

Adek Kecil

Adek kecil, tukang parkir di depan ATM.. Dia mengangkat kardus yg dipakainya buat nutupin jok motor dan nerima duit seribu perak dari saya sambil bilang "terimakasih" dengan ekspresi kayak anak-anak baru dapat angpao lebaran, tak ada sedikitpun ekspresi lelah di tengah terik matahari jam dua belas siang tadi. Sesaat sebelum pergi saya memandanginya telah berteduh, adeknya ganteng ☺ tak kelihatan seperti orang susah, tampak seperti anak orang kaya yang terawat, dari postur tubuhnya mungkin dia kelas 4 atau 5 SD. Duh dek.. Dulu saya seusiamu kerjaan saya nongkrong depan tv dari jam 8 sampe jam 12 siang ngabisin kartun hari minggu, kamu masih kecil sudah harus bekerja..

Cowok Kaya

Dulu, waktu masih kecil, kalau lewat depan rumah mewah itu, kadang-kadang muncul khayalan Cinderella. Seorang cowok menghuni rumah itu, dia kemudian jatuh cinta pada saya dan melamar saya, kami menikah dan bahagia, orang tuanya baik, pengertian. Si cowok perhatian, dan ah banyaklah khayalan-khayalan ala sinetron yang dibuat-buah sekehendak hati, seakan keluarga seperti itu memang ada.  Tadi, saya lewat depan sebuah rumah mewah, cantik, mengagumkan bentuknya, tapi entah mengapa perasaan saya hambar melihatnya, pagar yang menjulang tinggi, seakan saya bisa merasakan kemewahan yang ada di dalamnya mungkin sebenarnya adalah penjara bagi penghuninya, penjara pikiran, penjara ketakutan akan kehilangan semua itu.  Ah, sekarang saat sudah dewasa saya juga menginginkan cowok kaya, kaya pikiran, pikirannya luas. 😊😊