Langsung ke konten utama

Postingan

Ketegasan dalam Bentuk Lain

Dari satu pertanyaan ini, jawaban semua orang di dunia yang saya tanyai adalah sama. Ah saya bener-bener pengen banget jadi orang yang bisa mendengar suara Tuhan dengan jelas, sayangnya dosa-dosa saya mungkin masih menjadi dinding tebal sehingga saya terkadang hanya mendengar samar-samar suaranya tentang jawaban dari pertanyaan ini. Saya.. Pasti terlihat bodoh saat orang tahu bagaimana saya memandang semua ini sekarang, ya, saya menyangkal semua yang mereka katakan. Bukan karena saya tidak tahu dan telah dibutakan oleh dewi yang dipuja-puja oleh semua manusia bumi, saya tahu, saya bisa melihat dan memikirkan dengan jelas bahwa apa yang mereka katakan, dan itu memang yang paling masuk di akal. Tapi.. Saya ingin memandang ini dari sebuah kepercayaan dan kasih.. Sekalipun yang mereka katakan itu benar, maka saya percaya sang anak akan kembali ke rumahnya, setelah ia lelah berjalan, dan sang ayah tetap menyambutnya dengan sukacita. Lalu saya yang melihat dari kejauhan pun akan ikut bersu...

Anak Bayi

This morning I get from The Bible : 1 Korintus 3:1-2 (TB)  Dan aku, saudara-saudara, pada waktu itu tidak dapat berbicara dengan kamu seperti dengan manusia rohani, tetapi hanya dengan manusia duniawi, yang belum dewasa dalam Kristus. Susulah yang kuberikan kepadamu, bukanlah makanan keras, sebab kamu belum dapat menerimanya. Dan sekarang pun kamu belum dapat menerimanya. Ayat ini didukung lagi sama ayat dari Kitab Ibrani : Ibrani 5:12-13 (TB)  Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras. Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil. Kadang-kadang saya pengen cepat-cepat memahami Alkitab, padahal saya belum bisa makan makanan keras, baru boleh minum susu kayak anak bayi. Maka pagi ini saya kek disentil Tuhan "hey anak bayi, minum susu aja dulu, ga...

Swalayan Milik Bapakku

Sore ini, cuaca lagi dingin. Pulang kantor, berasa laper, mampir beli gorengan di Jl. Andi Makkasau, yg lewat samping BRI, namanya 'Gorengan Tidak Enak', tapi aslinya gorengannya enak banget. Nyampe kosan, ganti baju doang dan langsung makan gorengan, lapeer.. Dan ga ada niat buat mandi, dingin beuudd.. Mau selimutan aja. Jadi ingat pernah di suatu ibadah waktu saya masih kuliah, ada kaka tingkat yang ngomong gini: ada sebuah cerita, seorang cewek lagi jalan-jalan di sebuah swalayan, saat itu lagi banyak diskon besar-besaran, orang-orang pada heboh berebutan ngambil barang dan masukin ke troly mereka, tapi si cewek ini cuman santai aja dan mengambil beberapa yang ia butuhkan dan memasukkan ke keranjang kecil yg ia bawa, ia bukan membawa troly seperti kebanyakan orang. Lalu seseorang memperhatikannya dan kemudian penasaran, orang itu pun bertanya sama si cewek "mbak, kok ga ngambil banyak? Mumpung lagi diskon, kapan lagi" Dengan santai dan sambil tersenyum si cewek ...

Percaya aja pada-Nya

Bangun pagi hari ini, ternyata saya lagi pilek. Gak enak banget, hidung tersumbat, kepala berat. Cuaca juga lagi dingin, bangun pagi berasa berat banget lepas dari selimut. Saya bangun jam 4.10 saat alarm saya sudah bernyanyi dari sepuluh menit yang lalu dan saya baru dengar, tapi saya bangun hanya untuk mematikan alarm dan main hp sebentar, lalu tidur lagi. Saya benar-benar bangun jam 5, lalu beranjak ke kamar mandi buat cuci muka, yaampun dingiiin bangeeet.. Saya kembali ke kasur dan menarik selimut, "ini Mamuju apa Gunung Papandayan yak, dingin bener dah" Entah kenapa tiba-tiba perasaan takut datang merasuk ke dalam batin ini, takut ngadepin dunia, entah kenapa. Saya seperti tidak ingin pergi bekerja dan berinteraksi dengan dunia luar, pengen di balik selimut saja. Setelah masalah pribadi kemarin yang masih terbayang-bayang, perasaan takut juga muncul dari ada sebuah kerjaan kantor yang saya rasa gak sanggup melakukannya, konyol agak sih ini, yaitu : minta tanda tangan ke...

Anak SMP (?)

Tadi pas pulang Gereja saya ketemu Ibu Lina, kasubag kepegawaian di kantor, trus kita salaman, dia sama anaknya, Willi.. Sambil beecanda dia bilang ke anaknya kalo manggil saya tante jangan kakak (whatt?? Saya aja perasaan sekolah minggu dulu masih ketemu Willi 🙄🙄) Trus anaknya bilang kalo saya kayak anak SMP.. Hahahah.. Oke baiklah, berarti saya gak mesti buru-buru ngebet mo nikah, karna masih ada yg mengira saya anak smp 😊😊😊 Lets enjoy this singleblesss.. 😁😁 I only will love God And trust him to arrange my future 💕💕 Menunggu Tuhan untuk datang membawa lelaki yang : Love me like Christ does, Love me like he love himself, Love me like  Christ take care of His Church And before he love me, he must : Know Who Christ is, Love Christ first, And have an intimate relationship with Christ Daaan sebelum lelaki like that datang saya juga mesti nyiapin diri doong dengan belaj...

Grace Alone

Gelang Pisbut Rohkris 2013, punya saya gak dibawa waktu hijrah dari Jakarta, hiks Every promise we can make Every prayer and step of faith Every difference we can make Is only by His grace. Every mountain we will climb Every ray of hope we shine Every blessing left behind Is only by His grace Grace alone Which God supplies Strength unknown He will provide Christ in us, our cornerstone We will go forth in grace alone. Every soul we long to reach Every heart we hope to teach Everywhere we share His peace Is only by His grace. Every loving word we say Every tear we wipe away Every sorrow turned to praise Is only by His grace. Pertama kali tau bener-bener sama lagu ini waktu lagu ini jadi theme song di Ibadah Padang Rohkris STIS tahun 2013 yang temanya Only by His Grace . Abis pisbut seneng banget dengerin lagu ini, kek memberkati banget lah.. sering juga kalo lagi ada masalah suka putar lagu ini dari youtube. Lama setelah itu uda...

Senyum

Pulang kantor, petik sayur, nyambel tempe, abis itu nyuci baju, abis itu rencananya pengen istirahat setelah men-capek-kan diri, eh ternyata air minum habis. Akhirnya mau gak mau keluarlah beli air, sekalian mampir ATM.. Di ATM Sepi.. Soalnya perginya pas Magrib, sebagian besar orang lagi pada sholat. Cuma ada 3 orang selain saya, ibu2 sama dua org cewek cowok yang awalnya saya pikir temenenan ato pacaran ato adek kakak ato suami istri, ato apalah, pokoknya saya pikir mereka saling kenal. Pas ngantri di belakang mereka, denger percakapan mereka dong. Ga ngerti masalahnya gimana, trus si cewek nawarin : "pake uang saya saja transfernya, nanti bayar cash ke saya" Si cowok jawab : "tapi, ada biayanya 4 ribu, nda papaji?" Cewek : "nda papa, asal tidak dua puluh ribu saja" sambil senyum, ceweknya cantik. Trus si cewek transferkan lah sejumlah duit ke rekening yang dikasi si cowok. Setelah itu si cowok pergi setelah ngucapin terimakasih dan ngasih duit am...