Langsung ke konten utama

Sekilas tentang Neraca Arus Dana (NAD)

Apa itu NAD? 
Neraca Arus Dana (NAD) merupakan suatu sistem data finansial yang secara lengkap menggambarkan penggunaan tabungan dan sumber dana lainnya untuk membiayai investasi yang dilakukan oleh sektor-sektor institusi pada periode waktu tertentu. Neraca Arus Dana (NAD) juga menggambarkan arus transaksi finansial antar berbagai sektor institusi melalui (menggunakan) berbagai jenis instrumen finansial pada periode waktu tertentu. Jadi yang perlu diperhatikan adalah kata yang bergaris tebal di atas, tabungan dan investasi, sederhananya, NAD itu menggambarkan bagaimana penggunaan tabungan untuk membiayai investasi dalam sebuah kegiatan perekonomian dan digambarkan dalam bentuk matrik yaitu suatu sajian dalam bentuk tabel yang terdiri dari baris dan kolom. Baris pada matrik NAD menunjukkan kategori transaksi, yaitu jenis-jenis transaksi baik transaksi finansial maupun non finansial, seperti pembentukan modal tetap bruto, kredit, saham, surat berharga jangka panjang, dan sebagainya. Sedangkan kolom pada matriks NAD menunjukkan pembagian sektor-sektor institusi. Setiap sektor institusi mempunyai dua kolom yaitu kolom penggunaan dan kolom sumber. Kolom penggunaan digunakan untuk mencatat semua perubahan (arus) aset (harta) baik aset finansial maupun aset non finansial, sedangkan kolom sumber digunakan untuk mencatat perubahan (arus) kewajiban finansial dan ekuiti. nah penampakan NAD sederhana bisa dilihat pada gambar di bawah ini :
contoh NAD sederhana

Mengapa NAD disusun?
Dalam kegiatan perekonomian, untuk memacu laju pertumbuhan ekonomi dibutuhkan investasi, untuk membiayai investasi tersebut maka dibutuhkan dana baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Di dalam sistem neraca yang ada, gambaran mengenai bagaimana sektor memperoleh dan memanfaatkan tabungannya baik untuk membiayai investasi riil maupun investasi finansial belum tercakup, sehingga disusunlah NAD untuk bisa menggambarkan hal tersebut di dalamnya. 

Siapa yang menerbitkan publikasi NAD?
Publikasi NAD disusun oleh Badan Pusat Statistik, salah satu publikasi yang telah diterbitkan adalah "Katalog BPS : NAD Indonesia Tahunan 2004-2009"
berikut penampakannya :
publikasi NAD by our lovely Badan Pusat Statistik (BPS)

sekian sekilas tentang NAD, masih banyak lagi pembahasan mengenai NAD, seperti apa itu tabungan, investasi, bagaimana kerangka teori dan penyusunan NAD, nanti akan dibahas di lain waktu. :)

source : Katalog BPS : NAD Indonesia Tahunan 2004-2009 dan materi kuliah NAD (3SE1 Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beach Adventure

Tak banyak objek wisata yang  terkenal di Sulawesi Barat, saat menyebut nama Sulawesi Barat, bahkan ibukotanya yaitu Mamuju pun mungkin masih asing di telinga sebagian besar orang Indonesia. Bisa dikatakan belum ada objek wisata yang nge-hits yang menarik para traveller untuk menjadikan provinsi ke 33 pecahan Sul-sel ini sebagai target travelling . Meskipun demikian, provinsi yang  hanya terdiri dari 6 kabupaten ini juga menyimpan keindahan alam yang tak kalah indahnya dengan sebagian besar objek wisata lain di nusantara. Beberapa di antaranya ada di sepanjang pantai antara Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Majene. Jarak antara kedua kabupaten tersebut tergolong dekat, hanya sekitar 55 km antara kedua pusat kotanya, dalam perjalanan dari Polman ke Majene atau sebaliknya, terdapat beberapa pantai yang menyimpan keindahan alamnya masing-masing. GONDA MANGROVE PARK Jika memulai perjalanan dari kabupaten Polman, maka kita akan menjumpai objek wisata  Gonda Mangrov...

Mengisi Liburan di Taman Buah Mekar Sari

Waktu libur UTS kemarin, saya dan tiga teman saya ngisi liburannya dengan jalan-jalan ke taman buah Mekar Sari di Bogor. Awalnya gak ada niat buat ke Mekar Sari, rencana awal sejak berminggu-minggu yang lalunya tuh mau ke Kawah Putih di Ciwidey, Bandung, tapi berhubung lagi musim hujan, kayaknya kurang pas kalau ke kawah, secara kalo hujan pengunjung gak boleh dekat-dekat ke kawah, ntar kena racun belerang.. hiii jadi ceritanya, H-1 jalan2 nih sorenya saya bilang ke teman saya kalo ke Kawah Putihnya kita batalkan aja karena lagi musim hujan tadi, teman saya, si Julmi pun setuju dan kita pun mulai mikir, alternatif liburan yang lain ke mana yaa?? mumpung lagi libur dan emang lagi penat2nya habis UTS, ujian komprehensif, dan pengumpulan proposal skripsi.. uggghh. Saya pun ngusulin beberapa alternatif, kayak Jungle Land, Transtudio Bandung, atau Ancol ajah? hehe.. tapi berhubung si Julmi pengennya pergi  ke yang  alam-alam gitu, alternatif2 di atas langsung tereliminasi.....

Adek Kecil

Adek kecil, tukang parkir di depan ATM.. Dia mengangkat kardus yg dipakainya buat nutupin jok motor dan nerima duit seribu perak dari saya sambil bilang "terimakasih" dengan ekspresi kayak anak-anak baru dapat angpao lebaran, tak ada sedikitpun ekspresi lelah di tengah terik matahari jam dua belas siang tadi. Sesaat sebelum pergi saya memandanginya telah berteduh, adeknya ganteng ☺ tak kelihatan seperti orang susah, tampak seperti anak orang kaya yang terawat, dari postur tubuhnya mungkin dia kelas 4 atau 5 SD. Duh dek.. Dulu saya seusiamu kerjaan saya nongkrong depan tv dari jam 8 sampe jam 12 siang ngabisin kartun hari minggu, kamu masih kecil sudah harus bekerja..